06 August 2008

Dinar Emas, Mata Uang Abadi

Hari ini saya mempunyai cukup banyak waktu, sehingga beberapa ide dapat segera ditumpahkan dalam beberapa posting pada hari ini juga.

Udah lama saya tertarik dengan dinar emas,karena kestabilannya, karena sangat aman dari inflasi, karena tidak bisa hangus dan terutama karena merupakan sunnah nabawiyah.Dinar emas bebas inflasi, terbukti belum pernah kena inflasi ratusan tahun hingga sekarang.

Kita ingat pada saat Sahabat mulia Abu Bakar Ash Shiddiq menemani Kanjeng Nabi Saw hijrah ke madinah, dimana didalam Siroh Nabawiyah diceritakan Nabi mengambil jalan memutar untuk mengelabui musuh, ternyata Sahabat Abu Bakar Ash Shidiq pada saat itu membawa uang saku 1000 dinar emas, dengan kurs sekarang senilai lebih dari Rp.1 Milyar.

Besarnya uang saku yang dibawa Abu Bakar tersebut terkait dengan resiko yang harus dihadapi oleh beliau berdua, karena pada saat itu musuh islam sedang mengepung Nabi dan bersama Abu Bakar berhasil meloloskan diri dari pengepungan.

Resiko yang [ mungkin ] menjadi alasan terbesar tentang banyaknya uang yang dibawa Abu Bakar saat itu adalah harus menghilang dan menetap untuk waktu cukup lama di tempat baru,sehingga harus membeli rumah dan mungkin menyiapkan tijaroh baru untuk dijalankan di tempat baru.

Suatu persiapan yang sangat detail. Kita pun jika harus menjalani kondisi seperti akan merasa aman dan sentosa jika telah membawa uang senilai 1 milyar rupiah, kita bisa beli rumah, kita bisa beli kios/toko untuk usaha, atau kita bisa berdagang keliling, yang jelas kita bisa mandiri.

Disini Rosulullah memberikan uswah yang sangat indah, bahwa selama ada musuh yang ingin kehancuran islam maka selama itu juga kita harus menyiapkan diri sebaik mungkin, menyiapkan kebutuhan keluarga, menyiapkan kendaraan kita dan lain-lain.

Nah kenapa kita sekarang tiba-tiba udah terjebak dalam uang kertas yang artinya kita hutang senilai yang dicetak dalam kertas tersebut ???? Pertanyaan ini tidak perlu dicari jawabannya. Mari kita cari solusinya.

Solusinya udah di depan mata kita kok. Negara ini secara resmi udah menunjuk PT.Aneka Tambang untuk memproduksi dinar emas yang berstandar internasional.1 Dinar resmi internasional adalah emas 22 karat seberat 4,25 gram.

Bukti bahwa dinar emas adalah mata uang abadi adalah; harga kambing pada zaman nabi adalah 1 dinar emas, harga kambing saat ini juga 1 dinar emas,ini harga kambing sedang.Untuk lebih jelasnya banyak info tentang dinar emas di situs ini atau disini

14.27
06 Agustus 2008
On Kantor

No comments: