Jika kita mau jeli,mari kita perhatikan muatan acara pada televisi lokal kita,mulai dari ba'da shubuh hingga lepas tengah malam.Pada sesi ba'da shubuh,beberapa tv lokal menunjukan bahwa agama mereka adalah islam,dengan menayangkan acara kuliah subuh,walaupun kita semua tahu kuliah shubuh sepi akan pemasang iklan.Acara kuliah subuh ini hanya syarat saja,bukanlah komitmen beragama sebuah stasiun tv.
Beberapa acara setelah kuliah shubuh tampak menunjukkan bahwa tv lokal kita mempunyai agenda besar,agenda untuk mengacak-acak fikroh pemirsa tv yang 80% lebih adalah muslim.Melalui acara ini,mereka mengajarkan pola hidup hedonis,mereka mengajarkan sesuai tujuan dan arah gerakan zionis,'menghancurkan moral dan kepribadian muslim'.
Secara sadar atau tidak,perencanaan acara tv sarat dengan muatan penggesaran moral dan budaya muslim.Kita lihat,70% sinetron yang ada berisi cerita-cerita cinta anak muda,sepertinya generasi muda kita diajari cara bagaimaba membina cinta/pacaran,bukan diberi pengarahan untuk belajar dan memikirkan masa depannya.Memang jika bicara tentang cinta,isinya asyik-asyik saja.Jadi generasi muda kita diarahkan untuk memikirkan yang asyik-asyik tok.Kita bisa memperkirakan,10 tahun lagi akan jadi apa generasi muda kita.
Masa depan yang di-create oleh tv lokal kita,sebenarnya adalah penghancuran masa depan akidah generasi muda dan juga kita.
Masa muda yang seharusnya dijadikan sebagai landasan awal untuk menguatkan akidah islamiyah malah diusahakan untuk rusak melalui media-media kita.
Masa muda yang dipilih oleh Kanjeng Nabi Muhammad SAW sebagai landasan pokok untuk membina para sahabatnya kala itu,mampu menjadikan para sahabat tersebut menjadi pemimpin masa depan,pemimpin negara islam hingga menjadikan Islam menjadi sebuah negara besar.
Melalui tulisan ini saya mengajak saudara-saudara seiman untuk waspada,media lokal kita bukanlah pihak yang membela islam.Media lokal kita masih berorientasi ekonomi liberal,ekonomi yang tidak sesuai dengan kaidah ekonomi syariah yang diajarkan Kanjeng Nabi SAW.Mereka memilih ekonomi liberal sebagai pijakan karena mereka bukanlah pembela islam.
Mari kita selamatkan generasi penerus kita dari kehancuran moral
Mari kita rencakan keberhasilan Masa Depan Akidah Islam Keluarga kita
Hadanallah Wa Iyyakum 'Ajma'in
26 August 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment