Untuk kesekian kalinya,tepatnya 62 kali indonesia merayakan kemerdekaannya.Namun kemerdekaan apa yang dimaksud, sampai sekarang saya masih mencari-cari.
Mari kita membuka buku sejarah, tepat pada 17 Agustus 1945 telah terjadi proklamasi kemerdekaan,bahasa sederhananya adalah pernyataan kemerdekaan dari pemimpin bangsa ini saat itu.Memang benar, sekedar mengeluarkan pernyataan saja sudah cukup memerlukan keberanian, tapi pernyataan saja tanpa follow up yang konkrit hanya akan menyebabkan pernyataan tersebut menjadi semu.
Sampai saat ini,Agustus tahun 2007, negara kita masih dijajah,bahkan lebih parah.Pada saat jaman penjajahan,hanya ada 3 negara yang menjajah kita,Portugis,Belanda dan Jepang.Pada saat itu zionis masih belum mempunyai wilayah negara tetap,namun para penjajah negeri kita telah berhasil disusupi oleh intelijen zionis.Sebagai bukti riil,organisasi budi oetomo yang sangat terkenal hingga saat ini,para petingginya adalah penganut agama yahudi,penganut ajaran kabbalah.
Namun,saat ini kita secara jelas telah dijajah oleh konsorsium penjajah ekonomi dunia, yang menghancurkan sendi-sendi ekonomi,yang memaksa negara kita melaksanakan sistem keuangan ribawi dengan uang kertas sebagai ikon utamanya.Secara sadar atau tidak, uang kertas dunia telah dikendalikan secara bebas oleh jaringan zionis dunia.Mereka memainkan inflasi negara-negara yang menjadi musuh mereka.Inflasi ini juga dijadikan ancaman untuk negara yang berani menantang mereka.
Yang paling aneh, mereka sendiri [zionis] tidak 100% percaya dengan uang kertas,karena mereka sampai sekarang bekerja keras untuk menimbun emas dari seluruh dunia,karena mereka tahu jika permainan inflasi yang mereka bikin mencapai klimaks,hanya dengan emas mereka bisa bertransaksi dengan nyaman dimanapun didunia ini,saat itu dunia kembali ke jaman sebelum kenabian Rosulullah Saw dimana semua transaksi didunia menggunakan uang emas.
Jika kita mampu menyadari ini,apakah kita harus menunggu uang kertas kita tidak laku sehingga dengan sangat terpaksa kita harus menggunakan emas untuk transaksi,sementara saat itu harga emas telah menjadi berlipat-lipat dari nilai sekarang,sehingga kita semua telah berubah status menjadi fakir miskin, karena tidak mampu beli apa-apa
Penjajahan ini telah membuat kita sengsara, ekonomi kita dikuasai oleh segelintir orang,tidak adanya kepastian untuk bekerja,dan yang paling berat untuk sebagian besar rakyat RI,harga bahan pokok makanan melonjak terus karena inflasi yang secara sengaja dibuat oleh zionis dan antek-anteknya.
Dari sini saya mengajak teman-teman sekalian untuk berpikir,apakah betul kita telah bebas dari penjajahan bangsa asing ????
Dahulu ketika saya masih duduk sekolah dasar,harga beras setahu saya hanya ada 2 macam.Rp.350/kg dan Rp.500/kg. Saat ini harga beras paling murah Rp.3000/kg.Bisakah kita menghitung nilai inflasi/tahun untuk menentukan harga beras pada tahun 2020 ???
Ayo,kita harus merdeka bung.Jangan mau dikendalikan oleh zionis dan antek-anteknya.
Hadanallahu Wa iyyakum Ajma'in
15 August 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment